Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Serahkan 53.777 Kartu Kesehatan di Pasaman

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bukittinggi menyerahkan 53.777 kartu kepesertaan JKN-KIS penerima bantuan iuran APBD kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Penyerahan Kartu Indonesia Sehat (KIS) JKSS/PBI-APBD itu langsung diserahkan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bukittinggi, MB Sjahjadi kepada Kepala Dinas Kesehatan setempat, Amdarisman di aula Dinkes setempat, Selasa (13/03/2018). 

Turut hadir, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Lubuksikaping, Syafruddin, para kepala puskesmas di 16 Puskesmas dan pengelola JKN-KIS. 

Dalam kesempatan itu Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bukittinggi, MB Sjahjadi mengatakan, berdasarkan data BPJS Kesehatan, per 1 Maret 2018 jumlah penduduk Pasaman yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS mencapai 236.002 jiwa dari total jumlah penduduk sebanyak 315.470 jiwa.

"Dengan artian, jumlah masyarakat yang telah mengikuti Program JKN – KIS hampir mencapai 74,81 persen. Sisanya, sebanyak 79.468 jiwa penduduk Pasaman belum menjadi peserta JKN-KIS atau sekitar 25,19 persen lagi, sebanyak 11.826 kartu JKN KIS tengah dilakukan validasi dari total 65.603 jiwa yang dijamin oleh pemerintah daerah Kabupaten Pasaman. Dan, dalam waktu dekat, kartu-kartu itu akan segera kita distribusikan ke masyarakat," katanya. 

Lanjut Sjahjadi, pemerintah daerah setempat berkomitmen meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Pasaman dengan melakukan integrasi Jamkesda atau masyarakat miskin dan tidak mampu ke dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat untuk tahun 2018. 

"Dengan integrasi Jamkesda ke program JKN-KIS ini masyarakat miskin yang telah dijaminkan kesehatannya oleh pemda Kabupaten Pasaman dapat menggunakan haknya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang kerjasama dengan BPJS Kesehatan," tukasnya.

Pihaknya, kata dia, akan terus berupaya mensosialisasikan program JKN-KIS tersebut. Bahkan, kata dia, pihaknya membuka pintu lebar segala bentuk kemitraan dalam rangka mendukung Universal Health Coverage (UHC) di kabupaten itu.

"Kita akan terus sosialisasikan dan kami membuka seluas-luasnya segala bentuk kemitraan dalam rangka mewujudkan UHC bagi seluruh penduduk Pasaman, karena hal ini sangat penting. Ini juga sebagai tindak lanjut dari amanat UUD 1945, dimana setiap warga negara Indonesia berhak atas jaminan sosial," tutup Sjahjadi.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Amdarisman mengatakan, kartu peserta JKN-KIS ini sudah ditunggu sekian lama oleh masyarakat setempat. Selama ini, kata dia, sejumlah persoalan kerap mewarnai masyarakat di daerah itu dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Kartu ini sangat ditunggu-tunggu. Persoalan di bawah, banyak disebabkan masyarakat tidak punya kartu KIS. Dengan adanya kartu ini, akan mempertegas identitas dari warga yang berobat kesetiap fasilitas kesehatan," kata Amda.(Anto)

Index Berita